Bagi Yang suka Main Piano

Jumat, 02 Mei 2014

Setting DVR ke Internet

Setting DVR ke Internet


Update
Sekalipun artikel ini masuk ke dalam popular posts, namun jika dirasa kurang informatif, silakan pembaca merujuk ke uraian lainnya di sini http://www.tanyaalarm.com/2013/02/access-dvr-via-internet-panduan-cepat.html

Menyambung tulisan kami terdahulu mengenai setting Standalone DVR ke Internet, kali ini kami ketengahkan cara yang lebih singkat, yaitu dengan memanfaatkan fitur DMZ pada modem ADSL.  Silakan dicoba cara ini kalau mau!


A. Lakukanlah pada PC / Laptop
1. Masuklah ke situs free DDNS semisal no-ip.org, changeip.com atau apa saja untuk membuat hostname
2. Lakukan semua proses selanjutnya sampai selesai (boleh lihat kembali contohnya di sini kalau mau).

B. Lakukan Setting pada DVR
3. Biarkan isian menu Network Setup pada DVR apa adanya (default) asal parameter IP Address dan Port-nya dicatat. Untuk DNS cobalah isi dengan 208.67.222.222


  
4. Jika ada menu HTTP Server, buatlah menjadi Enable dan isilah Port dengan 5445 (atau dengan angka yang ada, asal jangan kosong).




5. Isilah menu DDNS Setup pada DVR sesuai dengan nama hostname, user name dan password yang sudah dibuat di free DDNS pada point A di atas.




6. Klik OK. Setting pada DVR selesai.


7. Kini bukalah menu ADSL modem speedy dengan mengetik 192.168.1.1 pada browser. Lalu carilah menu Advance Setup -> NAT -> DMZ Host. Masukkan IP Address DVR kita di sana (contoh: 192.168.1.10), kemudian Save/Apply.


  
8. Pastikan DVR dalam keadaan On. Jika perlu gunakan check tool untuk menguji Port 5445. Detailnya silakan lihat di sini kalau mau.


9. Setelah diketahui Port sudah terbuka (Success), mintalah rekan di luar sana agar membuka browser Internet Explorer (IE). Kemudian access-lah DVR dengan mengetikkan hostname yang disusul dengan nomor Port. Contohnya http://dvrrumah.dvrdns.org:5445.


10. Selesai.



Keterangan: 

1. Tampilan menu Network dari setiap merk DVR pasti berbeda dengan contoh di atas. Akan tetapi prinsipnya sama. Pusatkanlah perhatian kita hanya pada parameter seperti di atas saja. 


2. Alamat DNS boleh memakai yang lain (berbeda dengan contoh), tetapi untuk kali pertama kami menyarankan agar memakai alamat 208.67.222.222 dan atau 208.67.220.220 (OpenDNS.com). 


3. Access ke DVR ini harus dilakukan dari koneksi internet di tempat lain atau dari koneksi internet yang berbeda, walaupun di tempat yang sama. Bukankah kita tidak bisa menelepon ke nomor sendiri? Begitu pula halnya dengan access dvr via internet, mestinya dilakukan dari WAN IP yang berbeda pula.

4. DVR merk tertentu ada yang hanya bisa menggunakan software (tidak bisa langsung dari browser). Oleh sebab itu, software Client ini perlu di-install terlebih dulu.


5. Untuk access via browser, gunakanlah Internet Explorer (IE) versi 6.0 ke atas, kecuali jika merk DVR membolehkan untuk menggunakan browser lain. 


6. Jika koneksi sudah terjadi (connected), namun gambar tidak muncul, cobalah aktifkan parameter yang berhubungan dengan ActiveX pada IE. Silakan review pada paragraf terakhir di sini kalau mau.


Selamat mencoba!

Sumber :http://www.tanyaalarm.com
Baca Selengkapnya...

Access DVR via Internet (Panduan Cepat)

Access DVR via Internet (Panduan Cepat)

Artikel seputar ini sudah pernah kami muat sekitar dua tahun lalu. Namun seiring dengan berjalannya waktu, kami memandang perlu untuk memuatnya kembali. Kali ini kami sajikan dalam versi yang lebih singkat. Artikel ini sekaligus menjawab pertanyaan pembaca yang masuk ke meja kami beberapa waktu lalu. Semoga masih bermanfaat, walaupun bagi sebagian orang bahasan ini mulai terasa basi.

Untuk keperluan ini, maka tahapannya adalah:

1. Menyusun peralatan
2. Setting pada DVR
3. Memperoleh hostname, user name dan password di layanan DDNS 
4. Membuka port pada modem ADSL/Router
5. Menguji Port
6. Memasukkan hostname, user name dan password ke dalam menu modem ADSL/Router
7. Mengakses DVR dari Luar
8. Selesai
1. Menyusun Peralatan

Peralatan yang diperlukan untuk percobaan ini adalah:

1. Modem router standar speedy, contohnya TP-Link TD-8817. Jika ini yang kita miliki, maka kita perlu menambahkan sebuah network switch lagi semisal TP-Link TL1005D. Namun, jika memiliki tipe yang "sudah menyatu" contohnya: TD-8840T atau bahkan TD-W8951ND, maka kita tidak memerlukan network switch lagi, tinggal menyambungkan saja ke DVR dan laptop.

2. Standalone DVR merk apa saja asalkan memiliki colokan LAN di bagian belakangnya.

3. Laptop yang sehat dan bebas virus :).

4. Camera CCTV analog merk apa saja.

Susunlah peralatan sesuai dengan diagram di bawah ini. Perhatikanlah, bahwa semua peralatan harus tersambung dalam satu jaringan yang sama dan sudah memiliki IP address, walaupun tidak mesti sesuai dengan contoh. Kami mengambil contoh koneksi speedy yang umum terdapat di rumah tinggal.

Catatan: 
1. Network switch dan kabel LAN yang sudah jadi bisa diperoleh dengan mudah di toko komputer. Kabel LAN bahkan ada di B**ma supermarket!
2. Dalam tahap ini kita belum perlu melakukan setting, hanya menyusun peralatannya saja.
3. Pastikan internet kita sudah on (bisa browsing).
4. Urutan kabel yang terhubung ke network switch adalah bebas.



2. Setting pada DVR
Masuklah ke menu DVR, lalu carilah menu Network Setup yang umumnya seperti di bawah ini. 

IP Address       192.168.1.XXX
Subnet Mask     255.255.255.000
Gateway          192.168.1.1
DNS                208.67.222.222

Keterangan:
IP Address
Ini adalah alamat IP dari DVR kita. Jika dari factory sudah diisi, misalkan 192.168.1.XXX, maka nilai XXX ini tidak perlu diubahpun tidak apa-apa.

Subnet Mask
Umumnya demikian. Jika sudah terisi, maka biarkan saja. Jika belum, isilah seperti contoh.

Gateway
Ini adalah alamat IP dari modem ADSL kita. Jika belum diisi, isilah seperti contoh.

DNS
Biarkan apa adanya atau kalau mau isilah sesuai contoh, sedapat mungkin jangan kosong.

Port
Carilah parameter ini di sekitar menu Network --> DDNS. Catatlah Port yang diberikan pabrik, misalnya 8000 atau nilai lainnya, tanpa perlu mengubahnya, tapi jangan dibiarkan kosong.

3. Mendapatkan Hostname, User dan Password dari layanan DDNS
Silakan copy link ini http://www.noip.com/newUser.phphttp://www.noip.com/newUser.php kemudian paste di browser anda. Isilah sesuai dengan yang diminta. Kliklah pada "No,thanks I'll use the free hostname" (agar gratis). Perhatikan: jika proses berhasil, maka  kita nantinya kita akan mendapatkan:
1. Hostname yang berakhiran .no-ip.org (sesuai dengan yang kita isi).
2. Username (sesuai dengan yang kita isi)
3. Password  (sesuai dengan yang kita isi)
Catat dan hafalkan ketiga parameter DDNS kita di atas: hostname, username, password.
4. Membuka Port 
Untuk itu ketiklah pada browser di laptop alamat http://192.168.1.1  (user name dan password = admin). Ada dua cara cepat yang bisa ditempuh, yaitu:

Cara 1 - Carilah menu Forwarding --> DMZ, lalu buatlah DMZ ini menjadi Enable. Pada menu "DMZ Host IP Address", isikanlah alamat IP DVR kita. Lalu Save. Selesai.

Cara 2 - Carilah menu Forwarding --> UPnP. Pada "Current UPnP Status", kliklah Enable. Ini hanya akan berhasil apabila pada DVR kitapun terdapat menu UPnP dan dibuat Enable juga. Jika tidak ada, maka gunakanlah cara pertama tadi, yaitu DMZ. 

5. Menguji Port
Silakan copy link ini http://canyouseeme.org kemudian paste and go di browser. Perhatikanlah bahwa "Your IP" adalah alamat IP internet kita (abaikan saja!). Pada "What Port" ketiklah port DVR kita, misalkan yang 8000 tadi, kemudian klik "Check Your Port". Jika langkah 4 sudah dilakukan, biasanya diperoleh hasil Success (dalam huruf berwarna hijau). Jika masih Error, pastikanlah DVR dalam keadaan on, lalu coba lagi :).

6. Memasukkan Hostname, User dan Password DDNS pada modem / router
Masuklah ke menu modem/router dengan mengetik 192.168.1.1 lagi. Carilah menu "Dynamic DNS". Periksalah apakah modem kita mendukung isian no-ip.com ataukah tidak. Jika ya, maka pilihlah no-ip.com, lalu isikanlah  domain name, username dan password no-ip.com kita di sini. Dalam mengisi pastikan jangan sampai ada yang keliru. Kliklah pada Enable DDNS. Setelah meng-klik Connect atau Login, pastikan tertulis "Connected" atau "Successfully", lalu Save.

Catatan: Jika tidak ada pilihan no-ip.com, silakan cari layanan DDNS lainnya yang ada pada list modem/router atau jika mau yang berbayar, silakan sign-up ke dyn.com yang terkenal itu.
7. Mengakses DVR dari Luar
Suruhlah teman di luar sana untuk mengetikkan http://hostname.no-ip.org:8000 pada browsernya. Supaya mudah dalam menganalisa, gunakanlah Windows Internet Explorer untuk keperluan ini :( .

8. Selesai

Baca Selengkapnya...

Rabu, 27 November 2013

Usaha Rental Play Station2




Bicara tentang game, pasti kita sudah tidak asing lagi dengan alat permainan PS atau Play Station. Tapi pernahkah Anda berfikir menjadikan PS sebagai sumber pendapatan sampingan Anda? Ya. Usaha rental playstation memang bukan jenis usaha sampingan terlaris, tak banyak orang mau menjajal usaha ini karena jenis usaha sampingan ini tergolong memakan banyak modal. 

Padahal, jika kita mampu mengelolanya dengan cermat dan benar, modal besar itupun akan kembali lebih besar kepada kita. Untuk itu, sebelum Anda merencanakan membuka peluang usaha sampingan ini ada baiknya Anda memperhatikan hal-hal berikut ini:

1.    Tempat
Seperti manusia yang butuh tempat bernaung untuk hidup, begitupun pengusaha.carilah tempat yang jauh dari tempat ibadah dan sekolah untuk menghindari protes dari warga sekitar ( karena saya mengalami hal ini)yaitu ada yang protes walaupun gak ngomong secara langsung tetapi sungguh membuat usaha tak tenang
Dalam menjalankan bisnis ini, tempat merupakan salah satu hal yang penting. Dalam membuka usaha sampingan berupa rental PS, jika Anda ingin menggunakan bagian rumah Anda sebagai tempat penyewaan, sebaiknya menyediakan tempat yang luas, nyaman dan memenuhi persyaratan sirkulasi udara. Dan ada baiknya sediakanlah tempat yang strategis sehingga memungkin konsumen untuk datang ke tempat Anda.


2.    Modal
Tidak di ragukan lagi. Modal menjadi hal yang sangat penting dalam hal ini. Dalam membuka usaha rental PS, sebaiknya sediakan minimal 4 unit playstation dan maksimal terserah anda mau berapa unit.

Semakin banyak unit yang digunakan tidak bergantung dengan seberapa keuntungan yang Anda dapat, karena semuanya itu bergantung dari perpaduan Anda dalam mengelola usaha serta promosi dan usaha keras Anda.
Perhitungannya seperti berikut ini:
•    Playstation (PS2)
Untuk Harga PS2 yang sudah hardisk Rp 1.300.000
Jika membeli 7 unit maka total untuk membeli PS2 Rp 9.100.000
•    TV
TV dengan standar rata-rata sudah cukup sebagai perangkat pendukung PS. Biasanya TV tersebut dibandrol harga 400-500 ribu rupiah. Kita taruh saja harganya Rp.500 ribu per unit.

Perhitungan Laba:
Dari point diatas sekarang kita sudah bisa menghitung kira-kira laba yang didapat. Modal utama awal pembelian alat total Rp 9.100.000. Membeli Kabel roll dan colokan Rp 200.000 bikin meja untuk tempat tv Rp 500.000  untuk beli TV 5 unit @ 500.000 total Rp 3.500.000  Untuk sewa tempat usaha/ kios @ Rp 800.000/bln untuk transport angkut ps dan tv dll Rp 300.000 total persiapan budget Rp 14.400.000. Asumsi kita buka rental mulai pukul 8 pagi sampai 07 malam (10 jam/hari),
Biaya Rental Rp 2500/jam, maka dana masuk dapat dihitung:
o    Dana Masuk tiap hari = Rp 2500 x 10 = Rp 25.000 x7 unit = Rp 175.000
o    Dana Masuk 6 hari (pake libur bos buat rehat) = Rp 175.000 x 6 = Rp1050.000
o    Dana Masuk 24 hari (1 bulan) = Rp 1050.000 x 4 = Rp. 4.200.000
o    Untuk kebutuhan listrik 1 unit PS + TV perhari = Rp 3.250 x 7 = Rp 24.500
Tiap Bulan = Rp 24.500 x 24 = Rp 588.000
o    Biaya perawatan 1 PS Rp 100.000/bulan  = Rp 700.000
o    Biaya Sewa kios Rp 800.000
Laba bersih yang diperoleh berarti (tanpa rekrut karyawan OP) = Rp 4.200.000 – (Rp 588.000 + Rp 700.000 + 800.000)laba bersih  = Rp 2.112.000  pendapatan bersih ini klo kita beroperasi hanya 10 jam jadi klo lebih dari 10 jam tentu lebih banyak hasilnya apalagi sambil jualan yang lain misalnya minuman gelas yang dingin ataupun kopi atau sambil jualan pulsa tentu akan menambah lagi pemasukan
kalo saya pribadi di samping ada playstation ada juga warnetnya tentu lbih bnyk lagi pemasukan
dan juga sambil menerima servis Ps atau isi game ps HDD tentu menambah peluang lebih banyak rupiah yang masuk ke kantong kita.

3.    Promosi
Selain perhitungan, langkah promosi juga sangat penting. Tentukan pangsa pasar dan lakukan promosi baik itu melalui cara konvensional hingga cara yang modern seperti menaruh iklan di internet.

Itulah beberapa perincian hasil perhitungan laba yang di peroleh dari usaha rental playstation yang termasuk jenis usaha sampingan terlaris di jaman sekarang ini

Baca Selengkapnya...